3000 Buruh Batam Menganggur Akibat 10 Perusahaan Tutup
Posted by: Unknown Posted date: 9/09/2014 / comment : 0
![]() |
"Sampai saat ini ada 10 perusahaan yang tutup. Mereka sudah melayangkan surat pemberitahuan tidak akan melakukan aktivitas atau tidak beroperasi lagi," ujar Zarefiadi, Senin (8/9/2014).
Dia mengatakan, salah satu perusahaan asing yang hengkang dari Kota Batam karena alasan upah yaitu PT Nidec Seimitsu Batam, perusahaan asal Jepang yang memproduksi motor elektrik ke Saigon Hitech Industrial Park, Vietnam.
"Mereka tutup dengan alasan pengeluaran semakin besar (UMK) dan tidak sebanding dengan pemasukan. Ada pula karena perusahaan sudah tutup akibat sepi order," ujarnya.
Menurutnya, usulan kenaikan upah buruh memang harus disikapi dengan bijak oleh perusahan yang masih beraktivitas. Bila akan naik kembali secara signifikan, pengusaha dipastikan akan kesulitan, bahkan akan mengambil langkah mengurangi tenaga kerja agar perusahan tetap bisa beroperasi.
"Dari 10 perusahaan yang tutup, 3.000 ribu tenaga kerja di Batam terpaksa ngangur, sementara pencari kerja mencapai 14 ribu dan lowongan kerja di 2014 ini hanya tiga ribu," terangnya. (Batamtoday.com)
Tentang Unknown
Serikat Buruh yang memperjuangkan terwujudnya klas buruh Indonesia yang mandiri, kritis, dan maju berdasarkan nilai-nilai kerakyatan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
BANYAK DIBACA
-
ilustrasi, Suarapembaharuan SBMI, Batam - Dua orang Buruh Migran Perempuan atau sering disebut Tenaga Kerja Wanita (TKW), St (26) dan Yt...
-
SBMI, Batam - Sebagai wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, menjadikan Batam sebagai gerbang keberan...
-
sumber photo: timoroman SBMI, Kupang - Emosi karena anaknya dikirim secara diam-diam menjadi TKW ilegal di Malaysia, sebuah keluarga men...

No comments: